Aug17, 2014. #BMKG #Ketapang crews celebrated Indonesia Independence Day. Cooking competition, table tennis competition, PES competition, and karaoke competition. Thanks for participating!
Happiness~ lalala~lalalala~ :D (at BMKG Rahadi Osman Ketapang)

Aug17, 2014. #BMKG #Ketapang crews celebrated Indonesia Independence Day. Cooking competition, table tennis competition, PES competition, and karaoke competition. Thanks for participating!
Happiness~ lalala~lalalala~ :D (at BMKG Rahadi Osman Ketapang)

Hwaah..!!! Finally I found a beautiful and clean beach yesterday. It’s called #PantaiTanjungBatu located in #Kendawangan, around 1,5 hours from #Ketapang :)
Standing on the rocks, layaknya karang yang dihempas sang ombak.. (at Ketapang - Kalbar)

Hwaah..!!! Finally I found a beautiful and clean beach yesterday. It’s called #PantaiTanjungBatu located in #Kendawangan, around 1,5 hours from #Ketapang :)
Standing on the rocks, layaknya karang yang dihempas sang ombak.. (at Ketapang - Kalbar)

#BelieveItOrNot Ini the first Ijab Qabul yang pernah aku saksiin LIVE. Nikahan alung-nya Pak Suhardi, pegawai #BMKG #Ketapang. Barakallahu lakum wa lana.. :) (at Benua Kayong)

#BelieveItOrNot Ini the first Ijab Qabul yang pernah aku saksiin LIVE. Nikahan alung-nya Pak Suhardi, pegawai #BMKG #Ketapang. Barakallahu lakum wa lana.. :) (at Benua Kayong)

Rahadi Osman Meteorology Station

image

Gambar di atas adalah gambar kantor stasiun meteorologi di mana aku ditempatkan. Pardon me? Stasiun meteorologi? Penempatan? Kamu? Iyaa.. kamu? Hahahaha. XD
Yup. Bener. Singkat cerita, aku—Adihan Yulanda Widyaningsih—adalah salah seorang taruni sekolah kedinasan Akademi Metorologi dan Geofisika (AMG) Jakarta jurusan metorologi, sebuah institusi pendidikan diploma di bawah naungan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) yang pada tahun ke-3-ku harus melaksanakan PKL alias Praktek kerja Lapangan dengan ditempatkan di kantor-kantor BMKG di seluruh wilayah NKRI. Kantor-kantor BMKG itu semuanya merupakan titik-titik pengamatan MKG, nah, karena jurusanku meteorologi makanya aku dapat penempatan di Stasiun Meteorologi (biasa disingkat Stamet,red). Aku mendapat tugas penempatan di Kantor Stasiun Meteorologi Klas III BMKG Rahadi Osman Ketapang, Kalbar.

Foto di atas adalah foto penampakan (yakali penampakan, emang makhluk halus apa) depan kantor Stamet Raos (Rahadi Osman, red). Ok please jangan di-zoom yah gambarnya karena itu tugu nama kantornya masih belum di-edit lagi sehabis 2002 instansi udah ganti nama jadi BMKG. Tenang, itu cuman penampakan luar aja kok yah, yang di dalam-dalamnya udah diedit semuanya. :)
Ini stasiunku menghadap ke barat, sebelah timurnya udah landasan, sebelah utara taman alat dan kantor bandara, dan sebelah selatannya itu tempat pemadam kebakaran gitu. Cuman ada satu bangunan sih kantorku ini, di dalamnya ada 10 ruangan, lumayan gedhe lah buat kantor yang pegawainya cuman 20 orang (include security dan staff TU++).
Harus kuakui itu alhamdulillah pas lagi rumputnya barusan dipotong, jadi kelihatan rapi bersih sedap dipandang mata gitu, nggak kayak hutan belantara. :D Saat musim penghujan rumputnya suka nggak bersahabat soalnya, baru juga kemarin dipotong selang beberapa hari udah numbuh tinggi lagi.
Itu bendera merah putihnya juga cetar banget pas lagi berkibar dipotretnya. Terima kasih buat siapapun yang motret foto ini pake kamera bagus sehingga gambarnya juga HQ yang kemudian dia baik banget mau simpan di komputer kantor sehingga aku bisa membagi keindahan kantorku dan kamu bisa melihat deskripsi kantorku secara lebih riil.

Ganti ke gambar yang di bawah ini:

image

Ini sama yah, tampak depannya kantorku juga. Tapi ada yang kelihatan lebih jelas di sini. Mobil. :)
Mobil Nissan Evalia berplat KB 1790 GD (G-Dragon, abaikan) yang parkir di depan kantorku adalah mobil dinas kantor yang sering dipake buat kepentingan pribadi juga, tapi karena BMKG kerja 24 jam jadi yaa tetep dihitung kepentingan kantor.
Kalian lihat kan, itu ada semacam selokan atau sungai kecil atau apalah itu yang agak besar di depan pagar? Nah, ada cerita menarik tentang parit itu. Jadi parit itu nggak pernah banjir sampe tumpah2 gitu walaupun hujan deres, tapi malah taman alat yang banjir. T_T That was very unfortunate. Parit di belakang kantor hilang karena pelebaran landasan pesawat, alhasil air hujan jatuh ke landasan-> bingung cari tempat yang lebih rendah-> mengalir ke taman alat-> menggenang dulu seharian-> mengalir ke parit depan kantor. It’s a looong way to go..

Enough for RAOS KTP. Chao~


Tanggal merah = libur ? Well kalau gitu ini tanggal merah versiku, observer #meteorologi #BMKG ;) (at BMKG Rahadi Osman Ketapang)

Karena gue pikir nggak banyak yang ngerti maksud kalender gue ini, well lemme explain more to you.. Mumpung lagi niat ngeblog. LOL. XD
Kerjaan gue itu shift-shiftan, dengan sehari ada 4 shift yang masing-masing shiftnya itu 6 jam. Why is that so? Karena kerjaan gue (penngamatan cuaca, red) musti dilakukan secara kontinyu selama 24 jam terus-menerus nggak boleh berhenti ataupun terputus. Why is that so? Karena cuaca nggak berhenti guys. The weather dynamically changes by the time. Tugas gue sebagai pengamat cuaca ngumpulin data cuaca per tiap jam nya dan ngirim data cuaca berupa sandi yang dikirim tiap 3 jam buat pertukaran internasional. Jadi masuk akal kan yaa kalo kerjaan pengamat cuaca itu dibikin shift. :)
Di tiap stasiun meteorologi itu model shiftnya beda2 guys, biasanya disesuaikan sama jumlah pengamat yang ada di stasiun itu. Kalo di stasiun gue modelnya 5 hari masuk dan sehari libur, kayak gini:
Dinas P (dibaca: pe, bukan pi-jangan mikir aneh2) a.k.a. dinas Pengolahan, mulai jam 08.00-14.00 WIB. Ngapain? Ngolah apaan? Ngolah data pengamatan cuaca yang udah dikumpulin seminggu guys. Diinput ke sistem datanya BMKG, dan juga kalo yang udah senior D3 meteorologi di tempat gue, mereka bikin prakiraan cuaca.
Dinas P0 (dibaca: pe nol) a.k.a dinas pagi, jam 06.30-12.30 WIB atau 23.30-05.30 UTC. Pas 6 jam kan yah.. :)
Dinas S (dibaca: es) a.k.a dinas siang, jam 12.30-18.30 WIB atau 05.30-11.30 UTC. Masing2 shift cuman dapet masing2 sekali aja dari 5 hari dinas buat 3 dinas di atas.
Dinas M1 (dibaca: em satu) a.k.a dinas malam, jam 18.30-24.30 WIB atau 11.30-17.30 UTC. Dinas yang ini yang bapak2 kagak dapet, karena diatur dibikin cewek2 semua yang ngamat. Jadi yang shift cewek dalam 5 hari dapet 2x dinas M1 ini, nggak dapet dinas M2 tapinya.
Dinas M2 (dibaca: em dua) a.k.a. dinas malam banget, jam 00.30-05.30 WIB atau 17.30-23.30 UTC. Kebalikan dinas M1. dinas M2 shift bapak2 2x dalam 5 hari, sedangkan M1nya kagak dapet.
Sampe di sini ada yang ditanyain nggak anak-anak?!?! «sok jadi guru
Biar lebih gampang, gue kasih contoh riilnya aja yak, yang ada di kalender di foto di atas. Habis tanggal merah (=libur) gue pada tanggal 6, tanggal 7 gue masuk pertama kali lagi tuh. Urutan dinas gue bakal kayak gini:
Tanggal 7 »> 1. Dinas P0
Tanggal 8 »> 2. Dinas P
Tanggal 9 »> 3. Dinas S
Tanggal 10 » 4. Dinas M1
Tanggal 11 » 5. Dinas M1 lagi karena shift gue shift cewek, bukan shift bapak2.
Tanggal 12 » Libur lagi
Sekarang uda ngerti kan readers? Sekarang ngerti juga kan kenapa gue merah2in sendiri tanggalan gue? Cheers :)

Tanggal merah = libur ?
Well kalau gitu ini tanggal merah versiku, observer #meteorologi #BMKG ;) (at BMKG Rahadi Osman Ketapang)

Karena gue pikir nggak banyak yang ngerti maksud kalender gue ini, well lemme explain more to you.. Mumpung lagi niat ngeblog. LOL. XD

Kerjaan gue itu shift-shiftan, dengan sehari ada 4 shift yang masing-masing shiftnya itu 6 jam. Why is that so? Karena kerjaan gue (penngamatan cuaca, red) musti dilakukan secara kontinyu selama 24 jam terus-menerus nggak boleh berhenti ataupun terputus. Why is that so? Karena cuaca nggak berhenti guys. The weather dynamically changes by the time. Tugas gue sebagai pengamat cuaca ngumpulin data cuaca per tiap jam nya dan ngirim data cuaca berupa sandi yang dikirim tiap 3 jam buat pertukaran internasional. Jadi masuk akal kan yaa kalo kerjaan pengamat cuaca itu dibikin shift. :)

Di tiap stasiun meteorologi itu model shiftnya beda2 guys, biasanya disesuaikan sama jumlah pengamat yang ada di stasiun itu. Kalo di stasiun gue modelnya 5 hari masuk dan sehari libur, kayak gini:

  1. Dinas P (dibaca: pe, bukan pi-jangan mikir aneh2) a.k.a. dinas Pengolahan, mulai jam 08.00-14.00 WIB. Ngapain? Ngolah apaan? Ngolah data pengamatan cuaca yang udah dikumpulin seminggu guys. Diinput ke sistem datanya BMKG, dan juga kalo yang udah senior D3 meteorologi di tempat gue, mereka bikin prakiraan cuaca.
  2. Dinas P0 (dibaca: pe nol) a.k.a dinas pagi, jam 06.30-12.30 WIB atau 23.30-05.30 UTC. Pas 6 jam kan yah.. :)
  3. Dinas S (dibaca: es) a.k.a dinas siang, jam 12.30-18.30 WIB atau 05.30-11.30 UTC. Masing2 shift cuman dapet masing2 sekali aja dari 5 hari dinas buat 3 dinas di atas.
  4. Dinas M1 (dibaca: em satu) a.k.a dinas malam, jam 18.30-24.30 WIB atau 11.30-17.30 UTC. Dinas yang ini yang bapak2 kagak dapet, karena diatur dibikin cewek2 semua yang ngamat. Jadi yang shift cewek dalam 5 hari dapet 2x dinas M1 ini, nggak dapet dinas M2 tapinya.
  5. Dinas M2 (dibaca: em dua) a.k.a. dinas malam banget, jam 00.30-05.30 WIB atau 17.30-23.30 UTC. Kebalikan dinas M1. dinas M2 shift bapak2 2x dalam 5 hari, sedangkan M1nya kagak dapet.

Sampe di sini ada yang ditanyain nggak anak-anak?!?! «sok jadi guru

Biar lebih gampang, gue kasih contoh riilnya aja yak, yang ada di kalender di foto di atas. Habis tanggal merah (=libur) gue pada tanggal 6, tanggal 7 gue masuk pertama kali lagi tuh. Urutan dinas gue bakal kayak gini:

  • Tanggal 7 »> 1. Dinas P0
  • Tanggal 8 »> 2. Dinas P
  • Tanggal 9 »> 3. Dinas S
  • Tanggal 10 » 4. Dinas M1
  • Tanggal 11 » 5. Dinas M1 lagi karena shift gue shift cewek, bukan shift bapak2.
  • Tanggal 12 » Libur lagi

Sekarang uda ngerti kan readers? Sekarang ngerti juga kan kenapa gue merah2in sendiri tanggalan gue? Cheers :)